Thursday, September 3, 2009

sebuah proses pendewasaan atas nama (cin)TA

wanna call me lebay? i don't care.

sejak dulu saya sering dengar bahwa perjuangan akhir demi mendapatkan gelar sarjana (baca:TA) itu berat.
sejak dulu saya sering dengar tentang perbedaan jalan pikiran orang yang kuliah dengan yang tidak.

tapi baru sekarang saya benar-benar mengalaminya.

menurut saya,
TA itu selain proses sedot lemak (well, i lost 8 kilos), adalah sebuah proses pendewasaan seseorang.
sebuah fase penting dalam hidup.
ini bukan soal nilai, bukan soal gelar sarjana.
tapi tentang sebuah proses.
sering dengar kan, yang penting bukan hasilnya, tapi prosesnya.
yap, inilah dia.

dalam pengerjaan TA kita belajar BERJUANG.
berjuang, sampai mampus kejar september.
belajar SABAR.
sabar, ketika data hilang.
belajar IKHLAS.
ikhlas, ketika harus kehilangan banyak hal lain demi TA
ikhlas, panas-panasan mengejar dosen pembimbing yang super sibuk
ikhlas, kehilangan jam tidur, di depan komputer terus, ngolah data, simulasi, ngetik, sampai mabok.
belajar TANGGUH.
tangguh, ketika TA dipayah-payahin pembimbing, dan harus ngulang lagi pengerjaannya.
belajar BERSYUKUR.
bersyukur, ternyata masih lebih beruntung daripada teman-teman yang terhambat pembimbing sendiri untuk maju sidang september.
belajar DERMAWAN. PENGERTIAN.
tahu bagaimana beratnya, kita saling membantu sebisa mungkin.
belajar tentang KEBERSAMAAN.
kita nggak sendiri. teman di bangku sebelah, di lab sebelah juga merasakan hal yang sama. senang bersama. pusing bersama. sedih bersama. muak bersama. sakit hati bersama. lega bersama.
belajar MENIKMATI. MENGENANG.
karena hal ini tidak akan terjadi dua kali. di tempat yang sama. dengan orang-orang yang sama. dengan kalian.

sedangkan hasilnya?
hasilnya one hour and it's over.
--
Di balik sebuah mimpi
Ada sebuah harapan
Ada sebuah kisah yang tersimpan
Berjuang untuk hidup
Berjuang untuk jiwa
Berjuang untuk sahabat sejati

Dan aku ingin terus bermimpi
Dan ingin mewujudkannya

Bila harus ku berlari
Bila harus ku terjatuh
Bila nanti ku terluka
Ku tak akan meminta

Di sinilah ku berdiri
Di sinilah ku bertahan
Aku tak akan berpaling
Karna ku bisa dan ku akan terbang

Fly away, fly away
Searching for the brightest light
Fly away, fly away
Searching for the brightest light
--
*dedicated to all my friends pejuang TA september.
yg belum, keep fighting!! semoga cepat menyusul.

Tuesday, September 1, 2009

Friday, August 28, 2009

in the dark


sometimes it's better to stay in the dark.
coz in the dark there may be fear
but there's also HOPE.

*from one of my favorite tv series, grey's anatomy

Sunday, August 16, 2009

TA: it's not hard, it's painful

t u g a s a k h i r | p a i n f u l


PAIN -- you just have to ride it out,
hope it goes away on its own,
hope the wound that caused it
heals.

PAIN -- there are no solutions,
no easy answers.
you just breathe deep,
and wait for it to subside.

most of the time,
pain can be managed.
but sometimes
the pain gets you when you
least expect it.

Saturday, August 15, 2009

tidak mau apel

suatu hari seseorang menawawarkan apel pada temannya.
temannya tidak mau.
mengapa ia tidak mau?
ia hanya tidak mau.
mungkin karena ia tidak suka.
mengapa ia tidak suka apel?
tidak perlu alasan, ia hanya tidak suka.
bukan karena apelnya asam atau tidak merah.
ia hanya tidak suka apel.
tapi mungkin saja suatu hari ia ingin mencicipi apel, buah yg tidak disukainya
hanya sekedar menghilangkan penasarannya karena sudah lama tidak merasakan apel.
atau mungkin saja sebenarnya ia sedang kenyang.
sehingga ia saat ini sedang tidak mau makan apel.
tidak ada yang tahu.
hanya ia dan tuhan yg tahu alasannya mengapa ia tidak mau apel itu.
dan itu haknya.

*anyway it's just a simple analogy.

Saturday, July 18, 2009

untuk kamu yang pernah ada di sini

dan untuk siapa saja.

cerita yang telah kita tulis
tidak berakhir.
cerita ini hanyalah memasuki chapter baru.
cerita ini hanya akan berakhir
ketika kita sudah tidak lagi di bumi ini.

Sunday, June 28, 2009

nothing more


mengapa harus kata jatuh yang berada di depan kata cinta?
apakah cinta memang selalu identik dengan musibah dan malapetaka?
mengapa harus kata mati yang berada di belakang kata cinta?
apakah cinta memang selalu menghadirkan segumpal lara dan setetes air mata?

dan akhirnya segalanya berakhir.
there's nothing more i can do.
jujur saya bilang,
saya tidak tahu apa yang saya rasakan.
tidak ada perasaan lega, karena tidak terjadi sesuai harapan saya.
tapi tidak juga ada perasaan sedih.
berikutnya saya menyesal, saya merasa bersalah.
berikutnya saya sakit hati, saya merasa--dibuang.

seorang teman bilang,
bahwa dari awal terjadinya kami hanya terdorong oleh keadaan.
lalu siapa yang salah kalau memang begitu? kalian.
menurut saya tidak.
memang apa salahnya dengan keadaan yang 'terdorong'?
yang terpenting adalah bagaimana kami berjalan.
'terdorong oleh keadaan' bisa jadi bagus ketika kami berjalan dengan baik
dan bisa jadi buruk ketika kami tidak berjalan dengan baik--seperti sekarang.

saya tidak mau menyalahkan siapapun atau keadaan apapun.
atas awal mula terjadinya kami, sampai berakhirnya.
saya percaya, everything happen for reasons.
apa, mau dibilang belum jodohnya?
menurut saya, jodoh itu bukan masalah SIAPA
tetapi BAGAIMANA berusaha menjalankan hubungan dengan baik.
bagaimana mempertahankannya.
ketika yang berusaha hanya satu pihak, maka tidak bisa, bukan jodoh.

Tuhan Maha Sayang.
di saat-saat terpuruk ini saya didekatkan dengan orang-orang yang sangat baik.
betapa besar bantuan mereka menopang saya agar mampu bertahan melewati saat-saat sulit ini.
kata-kata yang mendukung,
senyuman yang menghibur,
pengertian dan kasih sayang
mereka limpahkan dengan tulus.
mata saya terbuka
betapa selama ini saya telah terkungkung oleh tempurung yang saya ciptakan sendiri.
saya selama ini terlalu sibuk oleh urusan dia.

saya sekarang menjadi lebih tenang.
saya mengikhlaskan dan menerima dengan hati
bahwa ada kekuatan yang Maha
yang menentukan ujung semua jalan.

saya BANGKIT.
dan sekali lagi membangun mimpi.

LinkWithin

~ardian[di]ni~

Daisypath Anniversary tickers